A.
TUGAS
MATA KULIAH BAHASA INDONESIA
SURAT RESMI DAN TIDAK RESMI
Contoh
Surat Resmi Dinas Pemerintahan:
Badan Kepegawaian Daerah
Pemerintah Kota Bukit
Barisan Indah
Jalan Sumpah Pemuda, No 3,
Tanjung Ujung, Bukit Barisan Indah
No telp : 123456789
16
Agustus 2015
No : 123/23/2015
Perihal : Pemberitahuan
Lampiran : -
Kepada Yth.
Seluruh Pegawai Negeri
Sipil
di pemerintah daerah
Dengan hormat,
Sehubungan dengan
dilaksanakannya perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke – 70
tahun, maka Bapak Walikota akan mengadakan upacara bendera, yang akan
dilaksanakan pada :
hari/tanggal : 17 agustus
1945
tempat : Lapangan Merdeka
jam : 08. 00 Wib
Maka seluruh pegawai negeri
sipil di lingkungan pemerintah daerah diwajibkan untuk melaksanakan upacara
bendera ini dengan menggunkan seragam korpri.
Demikianlah surat
pemberitahuan ini, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Kepala
Kepegawaian Daerah
Dr. Amir Sarifudin, S. Pd
NIP. 98765432110191
B.
TUGAS MATA KULIAH TAUHID
1.
Makalah Al-Khawarid dan Al-Murjiah
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Al-khawarij
1.
Khawarij dalam terminology
ilmu kalam
Suatu
sekte/kelompok/aliran pengikut Ali bin Abi Thalib RA yang keluar meninggalkan
barisan karena ketidaksepakatan terhadap keputusan Ali bin Abi Thalib RA yang
menerima arbitrase (tahkim, dalam perang Siffin pada tahun 37 H/ 648 M, dengan
kelompok bughat(pemberontak) Muawiyah bin Abi Sofyan perihal persengketaan
khilafah.
2.
Doktrin-doktrin
Aliran Khawarij
i.
Khalifah
atau imam harus dipilih secara bebas oleh seluruh umat Islam
ii.
Khalifah
tidak harus berasal dari keturunan arab. Dengan demikian setiap orang muslim
berhak menjadi khalifah apabila sudah memenuhi syarat.
iii.
Khalifah dipilih secara
permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan syariat Islam.
Ia harus dijatuhkan bahkan dibunuh kalau melakukan kezaliman.
B. Pengertian Al-murji’ah
A.
Sejarah Kemunculan Aliran Al-Murjiah
Nama Murji’ah diambil dari Al-Irjo’ atau arja’a yang bermakna penundaan, penanggungan dan pengharapan. Dengan demikian, mereka berdiri di seberang yang berlawanan dengan Khawarij dan aqidah mereka kebalikan yang sempurna dari aqidah Khawarij, Mazhab mereka ini dapat diungkapkan dengan bahasa kekinian sebagai Mazhab Tasamu (toleransi), yakni toleransi agama antara kelompok orang mukmin dalam batas-batas Islam. Tidak ada saling mengkafirkan dan tidak ada pula saling mengutuk. kelahiran Firqah Murji’ah tidak begitu jelas,tetapi dapat dibatasi waktu munculnya yaitu pada dekade-dekade terakhir dari abad pertama. Firqah ini lahir ini sebagai efek antitesis atau reaksi terhadap kehiperbolisan khawarij dalam aqidah mereka dari segi pengafiran dan keberkerasan bahwa amal adalah bagian yang tidak terpisahkan dari iman. Menurut Khawarij pelaku dosa besar bukanlah seorang mukmin. Orang-orang Murji’ah mengatakan pendapat yang sebaliknya, iman adalah ma’rifatullah (mengenal Allah) tunduk, dan cinta kepada-Nya dengan hati.
Nama Murji’ah diambil dari Al-Irjo’ atau arja’a yang bermakna penundaan, penanggungan dan pengharapan. Dengan demikian, mereka berdiri di seberang yang berlawanan dengan Khawarij dan aqidah mereka kebalikan yang sempurna dari aqidah Khawarij, Mazhab mereka ini dapat diungkapkan dengan bahasa kekinian sebagai Mazhab Tasamu (toleransi), yakni toleransi agama antara kelompok orang mukmin dalam batas-batas Islam. Tidak ada saling mengkafirkan dan tidak ada pula saling mengutuk. kelahiran Firqah Murji’ah tidak begitu jelas,tetapi dapat dibatasi waktu munculnya yaitu pada dekade-dekade terakhir dari abad pertama. Firqah ini lahir ini sebagai efek antitesis atau reaksi terhadap kehiperbolisan khawarij dalam aqidah mereka dari segi pengafiran dan keberkerasan bahwa amal adalah bagian yang tidak terpisahkan dari iman. Menurut Khawarij pelaku dosa besar bukanlah seorang mukmin. Orang-orang Murji’ah mengatakan pendapat yang sebaliknya, iman adalah ma’rifatullah (mengenal Allah) tunduk, dan cinta kepada-Nya dengan hati.
B.
Doktrin aliran Al-murji’ah
Ajaran pokok Murji’ah pada dasarnya bersumber
dari gagasan atau doktrin irja atau arja’a yang diaplikasikan dalam banyak
persoalan, baik persoalan politik maupun teologis. Di bidang politik, doktrin
irja diimplementasikan dengan sikap politik netral atau nonblok, yang hampir
selalu diekspresikan dengan sikap diam.
Adapun di bidang teologi, doktrin irja dikembangkan Murji’ah ketika menanggapi
persoalan-persoalan teologis yang muncul saat itu. Pada perkembangan
berikutnya, persoalan-persoalan yang ditanggapinya menjadi semakin kompleks
sehingga mencakup iman, kufur, dosa besar dan ringan (mortal and venial sains),
tauhid, tafsir Al-Qur’an, pengampunan atas dosa besar, kemaksuman nabi (the
impeccability of the profhet), hukuman atas dosa (punishment of sins), ada yang
kafir hakikat Al-Qur’an, nama dan sifat Allah, serta ketentuan Tuhan
(predestination).
C.
Sekte-sekte
Aliran Murjiah
Kemunculan sekte-sekte dalam kelompok Murji’ah
tampaknya dipicu oleh perbedaan penadapat di kalangan para pendukung Murji’ah
sendiri. Dalam hal ini, terdapat problem yang cukup mendasar ketika para
pengamat mengklasifikasikan sekte-sekte Murji’ah.
i.
Golongan moderat
ii.
Golongan
ekstrim
2.
Makalah Iman dan Kufur
BAB II
PEMBAHASAN
1. Sejarah perbedaan Iman dan Kufur
Masalah iman dan kufur pertam akali muncul pada
pemerintahan Khalifah Ali Bin Abi Thalib yang ketika itu terjadi peperangan
dengan Mu’awiyah Bin Abu Sofyan dari bani Umayyah lantaran tidak setuju
terhadap pemerintahan Khalifah Ali Bin Abi Thalib. Peperangan Siffin tersebut
hampir dimenangkan pihak pasukan Ali Bin Abi Thalib, namunkarena kelicikan dari
pihak Mu’awiyah Bin Abi Sofyan, mereka meminta untuk berdama isebagai dalih
untuk menggulingkan pemerintahan Khalifah Ali Bin Abi Thalib. Khalifah Ali Bin
Abi Thalib menerima ajakan damai tersebut karena desakan dari salah satu
pasukan Ali Bin Abi Thalib, Perdamaian tersebut menghasilkan perjanjian yang
justrumerugikan Kalifah Ali Bin Abi Thalib, yang menjadikan Mu’awiyah Bin Abu
Sofyandengan sendirinya diangkat menjadi Khalifah tidak resmi.
2. Pengertian Iman
dan Kufur
Pengertian Iman
Iman berasal dari bahasa Arab yang berarti membenarkan,
dan dalambahasa Indonesia kata iman berarti percaya yaitu sebuah kepercayaan
dalamhati dan membenarkan bahwa adanya Allah SWT. Itu benar-benar ada
sertamembenarkan dan mengamalkan semua yang telah di ajarkan oleh NabiMuhammad
SAW. Dan mempercayai keberadaan Nabi dan Rasul sebelumbeliau. Dalam Al-Qur’an
iman itu selalu berkaitan dengan amal perbuatan baik berupapelaksanaan
rukun-rukun Islam, akan menyebabkan manusia hidup berbahagia di dunia dan di
akhirat.
Pengertian Kufur
Kufur secara bahasa berasal dari bahasa Arab yang berarti ingkar. Kufur
adalah suatu keadaan yang berarti tidak beriman,
maksudnya jika ditarikdengan arti iman di atas, dimana iman berarti percaya dan
kebalikannya adalahkufur yang berarti tidak percaya kepada Allah SWT. Baik bagi
seseorang yangbertuhan selain Allah SWT.
3. Pendapat iman
dan kufur dari berbagai aliran ilmu kalam
Aliran Khawarij.
Iman
menurut aliran Khawarij bukan merupakan pengakuan dalam hati dan ucapan dengan
lisan saja, akan tetapi amalibadah dan kewajiban agama juga merupakan bagian
dari keimanan.Menurut aliran Khawarij, orang yang tidak melakukan shalat,
puasa, zakat, dan lain sebagainya yang diwajibkan oleh Islam,maka termasuk
kafir. Jadi apabila seorang mukmin melakukan dosa besar maupun kecil, maka
orang itu termasuk kafir danwajib diperangi serta boleh di bunuh. Harta
bendanya boleh dirampas menjadi harta ghanimah. Dalam hal ini
Khawarijmengatakan bahwa kufur adalah sikap seseorang yang ingkar dan tidak
melaksanakan apa yang telah diwajibkan oleh al- Qur’an dan Khawarij juga
menyebutsahabat Ali bin Abi Thalib, Muawiyah, dan semua orang yang terlibat
dalam peristiwa tahkim dengansebutan kafir. Hal ini dikarenakan, Khawarij
memandang bahwa tidak ada hukum manusia, dan semuanya harusdikembalikan kepada
al-Qur’an dan Hadits. Namun persoalan siapa yang masih Islam dan siapa yang
kafir menimbulkanpendapat yang berbeda, sehingga kaum Khawarij terpecah belah
ke dalam beberapa golongan atau sekte. Diantara
pandangan dari beberapa sekte Khawarij adalah berikut ini:
a. Sekte
Muhakkimah.
b. Sekte
Azariqah
c. Sekte Najdah
Aliran
Murji’ah
Aliran
murji’ah berpendapat bahwa iman adalah ma’rifah kepada Allah dan kepada
rasulnya. Selain ma’rifah, ketaatan dalammenjalankan perintah Allah dan
menjauhi larangannya, tidak termasuk iman. Aliran murji’ah memiliki prinsip bahwaperbuatan
maksiat tidak akan membahayakan iman seseorang.Begitupun selanjutnya, aliran
murji’ah mengatakan bahwa berbuat jahat tidak berpengaruh terhadap iman
seseorang.Definisi iman ini tentu sangat berbeda dengan kaum Khawarij yang
mengatakan bahwamelakukan amal perbuatan baikmerupakan bagian iman.Setiap orang
yang melakukan dosa besar tidak serta merta mereka menjadi kafir, akan tetapi
ia tetap menjadi seorangmuslim. Soal dosa besarnyaitunda dan diserahkan kepada
keputusan tuhan. Jika si pelaku dosa besar memperolehampunan maka ia akanmasuk
surga. Penjelasan dari aliran murji’ah persoalan pelaku doa besar ini
dikemudian hari dianutoleh golongan ahlussunah wal jamaah.
Aliran
Mu’tazilah.
Menurut
aliran mu’tazilah, iman adalah pelaksanaan kewajiban-kewajiban kepada tuhan.
Jadi, orang yang membenarkan(tashdiq) tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad
rasulNya, tetapi tidak melaksanakan kewajiban-kewajiban itu tidakdikatakan
mukmin.Tegasnya iman adalah amal. Iman tidak berarti pasif, menerima apa yang dikatakan
orang lain, iman mesti aktif karena akal mampu mengetahui kewajibankewajiban
kepada tuhan. Kaum mu’tazilah berpendapat bahwa orang mukmin yangmengerjakan
dosa besar dan mati sebelum taubat, tidak lagi mukmin dan tidak pula kafir,
tetapi dihukumi sebagai orangfasiq.Demikianlah sahabat bacaan madani ulasan
tentang iman dan kufur menurut aliran Khawarij, Murji'ah dan menurut
aliranMu'tazilah. Dari beberapa aliran di atas dapat kita fahami bahwa
pandangan aliran tersebut berbeda satu dengan yang laintentang iman dan kufur.
C. TUGAS MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
KONDISI BANGSA INDONESIA DARI ZAMAN
KEBANGKITAN NASIONAL SAMPAI DENGAN ZAMAN KEMERDEKAAN
Kebangkitan
nasional adalah masa dimana bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan,
dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik
Indonesia yg sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan
Jepang. Pada 1905 gerakan nasionalis yang pertama, Serikat Dagang Islam
dibentuk dan kemudian diikuti pada tahun 1908 oleh gerakan nasionalis
berikutnya yaitu Budi Utomo. Belanda merespon hal tersebut setelah Perang Dunia
I dengan langkah-langkah penindasan. Para pemimpin nasionalis berasal dari
kelompok kecil yang terdiri dari profesional muda dan pelajar, yang beberapa
diantaranya telah dididik Belanda
termasuk Presiden Indonesia yang pertama yaitu Soekarno.
Pada
Mei 1940, awal Perang Dunia II, Belanda diduduki oleh Nazi Jerman. Hindia
Belanda mengumumkan keadaan siaga dan di Juli mengalihkan ekspor untuk Jepang ke AS dan Britania. Pada
Juli 1942, Soekarno menerima tawaran Jepang untuk mengadakan kampanye publik
dan membentuk pemerintahan yg juga dapat memberikan jawaban terhadap kebutuhan
militer Jepang. Pada Maret 1945 Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan
Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pada 9 Agustus 1945 Soekarno, Hatta, dan
Radjiman Widjodinigrat diterbangkan ke Vietnam. Mereka dikabarkan bahwa pasukan
Jepang sedang menuju kehancuran tetapi Jepang menginginkan kemerdekaan
Indonesia pada 24 Agustus.
Mendengar
kabar bahwa Jepang tidak lagi mempunyai kekuatan untuk membuat keputusan
seperti itu pada 16 Agustus, Soekarno membacakan “Proklamasi” pada hari
berikutnya. Kabar mengenai proklamasi menyebar melalui radio dan selebaran.
Pada 18 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) melantik
Soekarno sebagai Presiden dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden dengan
menggunakan konstitusi sebelumnya. Kemudian dibentuk Komite Nasional Indonesia
Pusat (KNIP) sebagai parlemen sementara hingga pemilu dapat dilaksanakan.
Kelompok ini mendeklarasikan pemerintahan baru pada 31 Agustus dan menghendaki Republik Indonesia yg terdiri
dari 8 provinsi : Sumatra, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi,
Maluku (termasuk Papua) dan Nusa Tenggara.
D.
TUGAS
MATA KULIAH MATEMATIKA EKONOMI I
2.1 Pengertian Diferensial
Turunan fungsi (diferensial)
adalah fungsi lain dari suatu fungsi sebelumnya, misalnya fungsi f menjadi f’ yang
mempunyai nilai tidak beraturan. Konsep turunan sebagai bagian utama dari
kalkulus dipikirkan pada saat yang bersamaan oleh Sir Isaac Newton (1642 – 1727). Turunan
(diferensial) digunakan sebagai suatu alat untuk menyelesaikan berbagai masalah
dalam geometri dan mekanika.
Aturan menentukan turunan fungsi
Turunan dapat
ditentukan tanpa proses limit. Untuk keperluan ini dirancang teorema tentang
turunan dasar, turunan dari operasi aljabar pada dua fungsi, aturan rantai
untuk turunan fungsi komposisi, dan turunan fungsi invers.
Turunan dasar
Aturan – aturan dalam turunan
fungsi adalah :
- f(x), maka f'(x) = 0
- Jika f(x) = x, maka f’(x) = 1
- Aturan pangkat : Jika f(x) = xn, maka f’(x) = n X n – 1
- Aturan kelipatan konstanta : (kf) (x) = k. f’(x)
- Aturan rantai : ( f o g ) (x) = f’ (g (x)). g’(x))
Turunan jumlah, selisih, hasil
kali dan hasil bagi kedua fungsi
Misalkan fungsi f dan g
terdiferensialkan pada selang I, maka fungsi f + g, f – g, fg, f/g, ( g (x) ≠ 0
pada I ) terdiferensialkan pada I dengan aturan :
- ( f + g )’ (x) = f’ (x) + g’ (x)
- ( f – g )’ (x) = f’ (x) – g’ (x)
- (fg)’ (x) = f’(x) g(x) + g’(x) f(x)
- ((f)/g )’ (x) = (g(x) f’ (x)- f(x) g’ (x))/((g(x)2)
Turunan fungsi trigonometri
- d/dx ( sin x ) = cos x
- d/dx ( cos x ) = – sin x
- d/dx ( tan x ) = sec2 x
- d/dx ( cot x ) = – csc2 x
- d/dx ( sec x ) = sec x tan x
- d/dx ( csc x ) = -csc x cot x
Turunan fungsi invers
(f-1)(y) = 1/(f’
(x)), atau dy/dx 1/(dx/dy)
Contoh soal :
- .Diketahui f’(x) adalah turunan dari f(x) = 5x3 + 2x2 + 6x + 12,tentukan nilai f’(x) adalah….
Penyelesaian :
f(x) = 5x3 +2x2 + 6x + 12
f’(x) = 15x2+ 4x +6
f’(3) = 15 . 32 +4 . 3 + 6
=
135 + 12 + 6
=153
- Turunan pertama dari f(x) = sin3(3x2 – 2) adalah f‘(x) = …
Penyelesaian:
f(x)
= sin3(3x2 – 2)
f’(x)
= sin(3-1)(3x2 –
2).3.6x.cos (3x2 – 2)
=
18x sin2(3x2 – 2) cos
(3x2 – 2)
Penerapan
Turunan
Di bawah ini, beberapa penerapan
turunan (dalam melihat karakteristik fungsi) yang sering digunakan:
1. Kemonotonan,
Mengidentifikasi apakah fungsi
(grafik fungsi) bergerak naik (ke atas) atau bergerak turun (ke bawah)
2. Titik Ekstrem
(Maksimum/minimum)
Mengidentifikasi titik balik
fungsi (jika ada)
3. Titik Belok
Mengidentifikasi kecekungan
fungsi, apakah cekung ke atas atau ke bawah.
Sedangkan, penerapan diferensial (turunan)
dalam ilmu bisnis & ekonomi (yang dipelajari) adalah sebagai berikut:
1. Elastisitas
2. Fungsi Marginal
3. Analisis minimum (pada fungsi biaya)
4. Analisis maksimal (pada fungsi laba dan pajak)
1.
Kemonotonan
Suatu fungsi
[misal f(x)] dikatakan
mengalami :
> Kenaikan
(naik) pada kurvanya disetiap titik x jika
> Penurunan
(turun) pada kurvanya disetiap titik x jika 
2. Titik
Ekstrem
Titik ekstrem atau titik balik menggambarkan kondisi
dimana suatu fungsi berada pada titik baliknya, apakah itu titik balik maksimum
(kondisi dari naik ke turun) ataupun titik balik minimum (kondisi dari turun ke
naik). Kedua titik ini (maksimum atau minimum) tercapai pada saat yang sama,
yaitu pada saat turunan pertama fungsi tersebut sama dengan nol.
Fungsi f(x) mengalami titik
balik (jika ada) pada saat: 
3.
Titik Belok
Titik belok menggabarkan kondisi perubahan arah
kecekungan fungsi suatu kurva. Apakah kurva fungsi cekung ke atas atau cekung
ke bawah. Apabila kondisi kurva fungsi cekung ke atas, maka pada kondisi
tersebut terjadi titik balik minimum. Sedangkan, apabila kondisi kurva fungsi
cekung ke bawah, maka pada kondisi tersebut terjadi titik balik maksimum.
2.2
Diferensial dalam Ekonomi
1. Elastisitas
=
.

Ø Elastisitas
merupakan persentase perubahan y terhadap persentase perubahan x.
a). Elastisitas
Permintaan adalah besarnya perubahan jumlah permintaan barang, akibat adanya
perubahan harga.
Ø Rumus
elastisitas permintaan 
d
=
. 
Elastis
jika
d > 0
Inelastis
jika
d < 0
Uniter
jika
d = 0
Ø Contoh
: Fungsi permintaan akan suatu barang
Q
= 25 – 3 P 2
Tentukan
elastisitas permintaannya pada tingkat harga P = 5.
Ø Jawab
: 
d
=
.
=
( - 6 P )
=
- 6 (5)
=
3
b).
Elastisitas Penawaran adalah adalah besarnya perubahan jumlah barang
yang ditawarkan, jika ada perubahan harga.
Ø Rumus
Elastisitas Penawaran
s
=
.

Ø Contoh
: Fungsi penawaran suatu barang diperlihatkan
Q
= - 200 + 7 P 2
Tentukan elastisitas penawarannya, pada tingkat harga P = 10
Ø Jawab
: 
s
=
.
=
( 14 P ) 
Ø Pada
P = 10 
s
= (14)(10)
=
2,8 ( elastis )
Ø
s
= 2,8 artinya pada kedudukan harga P = 10, jika harga barang naik 1 % ,
maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan naik sebanyak 2,8 %.
c).
Elastisitas Produksi adalah besarnya perubahan jumlah output yang
dihasilkan, karena adanya perubahan jumlah input.
Ø Rumus
Elastisitas Produksi
=
.

Ø Contoh
: Fungsi produksi suatu barang ditunjukkan
P = 6 X 2 – X3
Hitung elastisitas produksinya, pada tingkat penggunaan faktor produksi (input)
sebesar X = 3
Ø Jawab
: 
s
=
.
= ( 12 X – 3 X 2 ) 
Ø Pada
X = 3
s
= ( 12 . 3 – 3 . 3 2 )
= 1
Ø
s
= 1 (uniter) artinya pada tingkat penggunaan input X = 3 , jika input ditambah
1 %, maka jumlah produksi (output) juga akan bertambah 1 %.
2. Biaya
Marjinal / Marginal Cost ( MC )
Ø Biaya
Marjinal ( MC ) adalah besarnya biaya yang harus ditambahkan , jika jumlah
produksi ditambah 1 unit.
Ø Rumus
biaya marjinal MC = TC I =
dan MC minimum jika MC I = 0
Ø Contoh
: Biaya total (TC) = f (Q) = Q 3 – 3 Q 2 + 4 Q + 4
Biaya
Marjinal (MC) = TC ‘ = 3 Q 2 – 6 Q + 4
Pada
tingkat produksi/ penjualan berapakah biaya marjinal minimum ? Berapa besarnya
baya marjinal minimum tersebut ?
Ø Jawab
= MC minimum pad MC ‘ = 0
MC
‘ = 6 Q – 6 = 0
6
Q = 6
Q
= 1
MC minimum
MC
minimum = 3 Q 2 – 6 Q + 4 = 3 ( 1 ) 2 – 6 ( 1 ) + 4 = 6
Ø Jadi
besarnya biaya marjinal minimum sebesar RP. 6 pada tingkat produksi 1 unit.
E.
TUGAS
MATA KULIAH PENGANTAR EKONOMI MIKRO DAN MAKRO
Tugas
Makalah Ekonomi Mikro
Pengertian Pasar
Pasar atau market adalah tempat
bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi ekonomi yaitu membeli
atau menjual barang dan jasa atau sumber daya ekonomi atau faktor-faktor
produksi lainnya. Syarat-syarat terbentuknya pasar:
1. Adanya pejual.
2. Adanya
pembeli.
3. Adanya
barang atau jasa yang diperjualbelikan. 4. Terjadinya kesepakatan antara
penjual dan pembeli.
Fungsi-Peran
Pasar
1. Menetapkan Nilai
2. Mengorganisasi Produksi
3. Mendistribusikan Produksi
PERANAN PASAR
1. Peranan pasar bagi produsen
2. Peranan
pasar bagi konsumen
3. Peranan
pasar bagi pemerintah
BENTUK PASAR
a. Pasar
menurut Pelayanan dan Kelengkapannya
1.Pasar tradisional
2.Pasar modern
b. Pasar menurut Fisik
1. Pasar kongkret/riil
2. Pasar
abstrak
c. Pasar menurut Waktu Terjadinya
1. Pasar
harian, pasar yang penyelenggaraannya setiap hari.
2. Pasar
mingguan, pasar yang penyelengggaraanya setiap seminggu sekali.
3. Pasar
bulanan, pasar yang penyelenggaraanya sebulan sekali.
Tugas
Makalah Pengantar Ekonomi Makro
Pendapatan
nasional adalah jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh penduduk dalam
suatu negara selama satu tahun. Faktor yang mempengaruhi pendapatan nasional
Indonesia adalah Permintaan dan penawaran agregat, Konsumsi dan tabungan,
Investasi. Produk Nasional Bruto (PNB)/Gross National Product (GNP) adalah
jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi milik warga
negara baik yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri. dirumuskan
sebagai berikut : PNB = PDB + Pendapatan
Neto dari luar negeri (Net Factor Income from Abrood).
Net
National Product atas dasar harga pasar adalah GNP dikurangi
depresiasi/penyusutan atas barang modal dalam proses produksi selama satu
tahun. Rumusnya adalah : NNP = GNP –
Depresiasi.
Net
National Income (NNI) adalah NNP dikurangi pajak tidak langsung yang dipungut
pemerintah, atau jika kita menghitung dari GNP dapat kita rumuskan: NNI = GNP - Depresiasi - Pajak tidak
langsung.
Personal
Income adalah pendapatan yang diterima oleh setiap lapisan masyarakat dalam
satu tahun. Rumus PI adalah : PI = NNI -
(Laba ditahan + pajak perseorangan + iuran jaminan sosial + transfer payment).
Disposible
Income adalah Personal Income setelah dikurangi pajak langsung (misalnya pajak
bumi dan bangunan, pajak kendaraan bermotor dan sebagainya). Rumus DI adalah : DI = PI - Pajak Langsung.
F.
TUGAS MATA KULIAH PENGANTAR
AKUNTANSI I
PANDANGAN ISLAM TERHADAP AKUNTANSI
A.Sejarah
Lahirnya Akuntansi Syariah
Setelah munculnya Islam di semenanjung Arab
dibawah kepemimpinan Rasulullah SAW, serta telah terbentuknya Daulah Islamiyah
di Madinah, mulailah perhatian Rasulullah untuk membersihkan Muamalah Maaliah
(keuangan) dari unsur-unsur riba dan dari segala bentuk penipuan,
pembodohan,perjudian, pemerasan, monopoli, dan segala usaha pengambilan harta
orang lain secara batil. Bahkan Rasulullah lebih menekankan pada pencatatan
keuangan. Rasulullah mendidik secara khusus beberapa orang sahabat untuk
menangani profesi ini dan mereka diberi sebutan khusus, yaitu Hafazhatul Amwal
(pengawas keuangan).
Para sahabat Rasul dan pemimpin umat Islam juga
menaruh perhatian yang tinggi terhadap pembukuan (akuntansi) ini, sebagaimana
yang terdapat dalam sejarah khulafaur-rasyidin. Adapun tujuan pembukuan bagi
mereka di waktu itu adalah untuk mengetahui utang-utang dan piutang serta
keterangan perputaran uang, seperti pemasukan dan pengeluaran. Juga,
difungsikan untuk merinci dan menghitung keuntungan dan kerugian, dan untuk
menghitung harta keseluruhan untuk menentukan kadar zakat yang harus
dikeluarkan oleh masing-masing individu.
PRINSIP UMUM AKUNTANSI SYARIAH
Prinsip umum yang
melekat dalam sistem akuntansi syari’ah dan telah menjadi prinsip dasar yang
universal dalam operasiopnal akkuntansi syari’ah adalah sebagai berikut :
1. Prinsip Pertanggung Jawaban
3 2.
Prinsip
kebenaran
3 3. Prinsip Keadilan
DALIL-DALIL
TENTANG AKUNTANSI DALAM AL-QUR’AN
1. QS Al-Baqarah (2) Ayat 282
“Hai
orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah[179] tidak secara tunai
untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. dan hendaklah
seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. dan janganlah
penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah
ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan
ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia
mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. jika yang berhutang itu orang yang
lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau Dia sendiri tidak mampu
mengimlakkan, Maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. dan
persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu).
jika tak ada dua oang lelaki, Maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang
perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa Maka yang
seorang mengingatkannya. janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan)
apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik
kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. yang demikian itu, lebih
adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak
(menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu’amalahmu itu), kecuali jika mu’amalah
itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, Maka tidak ada dosa
bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya.dan persaksikanlah apabila kamu berjual
beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. jika kamu
lakukan (yang demikian), Maka Sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada
dirimu. dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha
mengetahui segala sesuatu.”
Penjelasan:
Merupakan
ayat terpanjang dalam Al Quran dan secara jelas berisi perintah praktek
pencatatan dalam transaksi ekonomi. Ayat ini merupakan ayat yang paling
terang-terangan membahas praktek akuntansi, terdapat 8 kata yang berakar dari
kata mencatat ( كتب ) dalam ayat tersebut, sedang mencatat merupakan bagian
dari fungsi utama akuntansi.
G. TUGAS
MATA KULIAH BAHASA ARAB EKONOMI
Mencari contoh fiil madhi dan fiil
mudhorikh.
SUCI MUTIA SARI SIREGAR
NIM : 180100006
#STEBIALULUMTERPADU #EKONOMISYARIAH #STEBISALULUMTERPADU18-19 #BELAJARBLOG #TUGASMATAKULIAH #STEBIS-EKONOMISYARIAH

