Sabtu, 30 Maret 2019

Tugas-tugas Mata Kuliah Semester I

sucimutias


A.    TUGAS MATA KULIAH BAHASA INDONESIA
SURAT RESMI DAN TIDAK RESMI
Contoh Surat Resmi Dinas Pemerintahan:

Badan Kepegawaian Daerah
Pemerintah Kota Bukit Barisan Indah 
Jalan Sumpah Pemuda, No 3, Tanjung Ujung, Bukit Barisan Indah
No telp : 123456789


                                                                                                16 Agustus 2015
No : 123/23/2015

Perihal : Pemberitahuan
Lampiran : - 

Kepada Yth.
Seluruh Pegawai Negeri Sipil
di pemerintah daerah 

Dengan hormat,

Sehubungan dengan dilaksanakannya perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke – 70 tahun, maka Bapak Walikota akan mengadakan upacara bendera, yang akan dilaksanakan pada :

hari/tanggal : 17 agustus 1945 
tempat : Lapangan Merdeka
jam : 08. 00 Wib

Maka seluruh pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah daerah diwajibkan untuk melaksanakan upacara bendera ini dengan menggunkan seragam korpri.


Demikianlah surat pemberitahuan ini, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.


                                                                        Kepala Kepegawaian Daerah


                 

                                                           Dr. Amir Sarifudin, S. Pd
                                                                            NIP. 98765432110191

B.     TUGAS MATA KULIAH TAUHID
1.      Makalah Al-Khawarid dan Al-Murjiah
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Al-khawarij
1.      Khawarij dalam terminology ilmu kalam
Suatu sekte/kelompok/aliran pengikut Ali bin Abi Thalib RA yang keluar meninggalkan barisan karena ketidaksepakatan terhadap keputusan Ali bin Abi Thalib RA yang menerima arbitrase (tahkim, dalam perang Siffin pada tahun 37 H/ 648 M, dengan kelompok bughat(pemberontak) Muawiyah bin Abi Sofyan perihal persengketaan khilafah.
2.      Doktrin-doktrin Aliran Khawarij
                                                                    i.      Khalifah atau imam harus dipilih secara bebas oleh seluruh umat Islam
                                                                  ii.      Khalifah tidak harus berasal dari keturunan arab. Dengan demikian setiap orang muslim berhak menjadi khalifah apabila sudah memenuhi syarat.
                                                                iii.      Khalifah dipilih secara permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan syariat Islam. Ia harus dijatuhkan bahkan dibunuh kalau melakukan kezaliman.
B. Pengertian Al-murji’ah
A.    Sejarah Kemunculan Aliran Al-Murjiah
Nama Murji’ah diambil dari Al-Irjo’ atau arja’a yang bermakna penundaan, penanggungan dan pengharapan. Dengan demikian, mereka berdiri di seberang yang berlawanan dengan Khawarij dan aqidah mereka kebalikan yang sempurna dari aqidah Khawarij, Mazhab mereka ini dapat diungkapkan dengan bahasa kekinian sebagai Mazhab Tasamu (toleransi), yakni toleransi agama antara kelompok orang mukmin dalam batas-batas Islam. Tidak ada saling mengkafirkan dan tidak ada pula saling mengutuk. kelahiran Firqah Murji’ah tidak begitu jelas,tetapi dapat dibatasi waktu munculnya yaitu pada dekade-dekade terakhir dari abad pertama. Firqah ini lahir ini sebagai efek antitesis atau reaksi terhadap kehiperbolisan khawarij dalam aqidah mereka dari segi pengafiran dan keberkerasan bahwa amal adalah bagian yang tidak terpisahkan dari iman. Menurut Khawarij pelaku dosa besar bukanlah seorang mukmin. Orang-orang Murji’ah mengatakan pendapat yang sebaliknya, iman adalah ma’rifatullah (mengenal Allah) tunduk, dan cinta kepada-Nya dengan hati.
B.     Doktrin aliran Al-murji’ah
Ajaran pokok Murji’ah pada dasarnya bersumber dari gagasan atau doktrin irja atau arja’a yang diaplikasikan dalam banyak persoalan, baik persoalan politik maupun teologis. Di bidang politik, doktrin irja diimplementasikan dengan sikap politik netral atau nonblok, yang hampir selalu diekspresikan dengan sikap diam. Adapun di bidang teologi, doktrin irja dikembangkan Murji’ah ketika menanggapi persoalan-persoalan teologis yang muncul saat itu. Pada perkembangan berikutnya, persoalan-persoalan yang ditanggapinya menjadi semakin kompleks sehingga mencakup iman, kufur, dosa besar dan ringan (mortal and venial sains), tauhid, tafsir Al-Qur’an, pengampunan atas dosa besar, kemaksuman nabi (the impeccability of the profhet), hukuman atas dosa (punishment of sins), ada yang kafir hakikat Al-Qur’an, nama dan sifat Allah, serta ketentuan Tuhan (predestination).
C.     Sekte-sekte Aliran Murjiah
Kemunculan sekte-sekte dalam kelompok Murji’ah tampaknya dipicu oleh perbedaan penadapat di kalangan para pendukung Murji’ah sendiri. Dalam hal ini, terdapat problem yang cukup mendasar ketika para pengamat mengklasifikasikan sekte-sekte Murji’ah.
                                                        i.            Golongan moderat
                                                      ii.            Golongan ekstrim

2.      Makalah Iman dan Kufur
BAB II
PEMBAHASAN
1. Sejarah perbedaan Iman dan Kufur
Masalah iman dan kufur pertam akali muncul pada pemerintahan Khalifah Ali Bin Abi Thalib yang ketika itu terjadi peperangan dengan Mu’awiyah Bin Abu Sofyan dari bani Umayyah lantaran tidak setuju terhadap pemerintahan Khalifah Ali Bin Abi Thalib. Peperangan Siffin tersebut hampir dimenangkan pihak pasukan Ali Bin Abi Thalib, namunkarena kelicikan dari pihak Mu’awiyah Bin Abi Sofyan, mereka meminta untuk berdama isebagai dalih untuk menggulingkan pemerintahan Khalifah Ali Bin Abi Thalib. Khalifah Ali Bin Abi Thalib menerima ajakan damai tersebut karena desakan dari salah satu pasukan Ali Bin Abi Thalib, Perdamaian tersebut menghasilkan perjanjian yang justrumerugikan Kalifah Ali Bin Abi Thalib, yang menjadikan Mu’awiyah Bin Abu Sofyandengan sendirinya diangkat menjadi Khalifah tidak resmi.

2. Pengertian Iman dan Kufur

Pengertian Iman

Iman berasal dari bahasa Arab yang berarti membenarkan, dan dalambahasa Indonesia kata iman berarti percaya yaitu sebuah kepercayaan dalamhati dan membenarkan bahwa adanya Allah SWT. Itu benar-benar ada sertamembenarkan dan mengamalkan semua yang telah di ajarkan oleh NabiMuhammad SAW. Dan mempercayai keberadaan Nabi dan Rasul sebelumbeliau. Dalam Al-Qur’an iman itu selalu berkaitan dengan amal perbuatan baik berupapelaksanaan rukun-rukun Islam, akan menyebabkan manusia hidup berbahagia di dunia dan di akhirat.
Pengertian Kufur
Kufur secara bahasa berasal dari bahasa Arab yang berarti ingkar. Kufur adalah suatu keadaan yang berarti tidak beriman, maksudnya jika ditarikdengan arti iman di atas, dimana iman berarti percaya dan kebalikannya adalahkufur yang berarti tidak percaya kepada Allah SWT. Baik bagi seseorang yangbertuhan selain Allah SWT.
3. Pendapat iman dan kufur dari berbagai aliran ilmu kalam
Aliran Khawarij.
Iman menurut aliran Khawarij bukan merupakan pengakuan dalam hati dan ucapan dengan lisan saja, akan tetapi amalibadah dan kewajiban agama juga merupakan bagian dari keimanan.Menurut aliran Khawarij, orang yang tidak melakukan shalat, puasa, zakat, dan lain sebagainya yang diwajibkan oleh Islam,maka termasuk kafir. Jadi apabila seorang mukmin melakukan dosa besar maupun kecil, maka orang itu termasuk kafir danwajib diperangi serta boleh di bunuh. Harta bendanya boleh dirampas menjadi harta ghanimah. Dalam hal ini Khawarijmengatakan bahwa kufur adalah sikap seseorang yang ingkar dan tidak melaksanakan apa yang telah diwajibkan oleh al- Qur’an dan Khawarij juga menyebutsahabat Ali bin Abi Thalib, Muawiyah, dan semua orang yang terlibat dalam peristiwa tahkim dengansebutan kafir. Hal ini dikarenakan, Khawarij memandang bahwa tidak ada hukum manusia, dan semuanya harusdikembalikan kepada al-Qur’an dan Hadits. Namun persoalan siapa yang masih Islam dan siapa yang kafir menimbulkanpendapat yang berbeda, sehingga kaum Khawarij terpecah belah ke dalam beberapa golongan atau sekte. Diantara pandangan dari beberapa sekte Khawarij adalah berikut ini:
a. Sekte Muhakkimah.
b. Sekte Azariqah
c. Sekte Najdah
Aliran Murji’ah
Aliran murji’ah berpendapat bahwa iman adalah ma’rifah kepada Allah dan kepada rasulnya. Selain ma’rifah, ketaatan dalammenjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya, tidak termasuk iman. Aliran murji’ah memiliki prinsip bahwaperbuatan maksiat tidak akan membahayakan iman seseorang.Begitupun selanjutnya, aliran murji’ah mengatakan bahwa berbuat jahat tidak berpengaruh terhadap iman seseorang.Definisi iman ini tentu sangat berbeda dengan kaum Khawarij yang mengatakan bahwamelakukan amal perbuatan baikmerupakan bagian iman.Setiap orang yang melakukan dosa besar tidak serta merta mereka menjadi kafir, akan tetapi ia tetap menjadi seorangmuslim. Soal dosa besarnyaitunda dan diserahkan kepada keputusan tuhan. Jika si pelaku dosa besar memperolehampunan maka ia akanmasuk surga. Penjelasan dari aliran murji’ah persoalan pelaku doa besar ini dikemudian hari dianutoleh golongan ahlussunah wal jamaah.
Aliran Mu’tazilah.
Menurut aliran mu’tazilah, iman adalah pelaksanaan kewajiban-kewajiban kepada tuhan. Jadi, orang yang membenarkan(tashdiq) tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad rasulNya, tetapi tidak melaksanakan kewajiban-kewajiban itu tidakdikatakan mukmin.Tegasnya iman adalah amal. Iman tidak berarti pasif, menerima apa yang dikatakan orang lain, iman mesti aktif karena akal mampu mengetahui kewajibankewajiban kepada tuhan. Kaum mu’tazilah berpendapat bahwa orang mukmin yangmengerjakan dosa besar dan mati sebelum taubat, tidak lagi mukmin dan tidak pula kafir, tetapi dihukumi sebagai orangfasiq.Demikianlah sahabat bacaan madani ulasan tentang iman dan kufur menurut aliran Khawarij, Murji'ah dan menurut aliranMu'tazilah. Dari beberapa aliran di atas dapat kita fahami bahwa pandangan aliran tersebut berbeda satu dengan yang laintentang iman dan kufur.

C. TUGAS MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

KONDISI BANGSA INDONESIA DARI ZAMAN KEBANGKITAN NASIONAL SAMPAI DENGAN ZAMAN KEMERDEKAAN
Kebangkitan nasional adalah masa dimana bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia yg sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Pada 1905 gerakan nasionalis yang pertama, Serikat Dagang Islam dibentuk dan kemudian diikuti pada tahun 1908 oleh gerakan nasionalis berikutnya yaitu Budi Utomo. Belanda merespon hal tersebut setelah Perang Dunia I dengan langkah-langkah penindasan. Para pemimpin nasionalis berasal dari kelompok kecil yang terdiri dari profesional muda dan pelajar, yang beberapa diantaranya telah dididik  Belanda termasuk Presiden Indonesia yang pertama yaitu Soekarno.
Pada Mei 1940, awal Perang Dunia II, Belanda diduduki oleh Nazi Jerman. Hindia Belanda mengumumkan keadaan siaga dan di Juli mengalihkan  ekspor untuk Jepang ke AS dan Britania. Pada Juli 1942, Soekarno menerima tawaran Jepang untuk mengadakan kampanye publik dan membentuk pemerintahan yg juga dapat memberikan jawaban terhadap kebutuhan militer Jepang. Pada Maret 1945 Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pada 9 Agustus 1945 Soekarno, Hatta, dan Radjiman Widjodinigrat diterbangkan ke Vietnam. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang menuju kehancuran tetapi Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus.
Mendengar kabar bahwa Jepang tidak lagi mempunyai kekuatan untuk membuat keputusan seperti itu pada 16 Agustus, Soekarno membacakan “Proklamasi” pada hari berikutnya. Kabar mengenai proklamasi menyebar melalui radio dan selebaran. Pada 18 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) melantik Soekarno sebagai Presiden dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden dengan menggunakan konstitusi sebelumnya. Kemudian dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sebagai parlemen sementara hingga pemilu dapat dilaksanakan. Kelompok ini mendeklarasikan pemerintahan baru pada 31 Agustus  dan menghendaki Republik Indonesia yg terdiri dari 8 provinsi : Sumatra, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Maluku (termasuk Papua) dan Nusa Tenggara.

D.    TUGAS MATA KULIAH MATEMATIKA EKONOMI I

2.1  Pengertian Diferensial
Turunan fungsi (diferensial) adalah fungsi lain dari suatu fungsi sebelumnya, misalnya fungsi f menjadi f’ yang mempunyai nilai tidak beraturan. Konsep turunan sebagai bagian utama dari kalkulus dipikirkan pada saat yang bersamaan oleh Sir Isaac Newton (1642 – 1727). Turunan (diferensial) digunakan sebagai suatu alat untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam geometri dan mekanika.
Aturan menentukan turunan fungsi
Turunan dapat ditentukan tanpa proses limit. Untuk keperluan ini dirancang teorema tentang turunan dasar, turunan dari operasi aljabar pada dua fungsi, aturan rantai untuk turunan fungsi komposisi, dan turunan fungsi invers.

Turunan dasar
Aturan – aturan dalam turunan fungsi adalah :
  1. f(x), maka f'(x) = 0
  2. Jika f(x) = x, maka f’(x) = 1
  3. Aturan pangkat : Jika f(x) = xn, maka f’(x) = n X n – 1
  4. Aturan kelipatan konstanta : (kf) (x) = k. f’(x)
  5. Aturan rantai : ( f o g ) (x) = f’ (g (x)). g’(x))

Turunan jumlah, selisih, hasil kali dan hasil bagi kedua fungsi
Misalkan fungsi f dan g terdiferensialkan pada selang I, maka fungsi f + g, f – g, fg, f/g, ( g (x) ≠ 0 pada I ) terdiferensialkan pada I dengan aturan :
  1. ( f + g )’ (x) = f’ (x) + g’ (x)
  2. ( f – g )’ (x) = f’ (x) – g’ (x)
  3. (fg)’ (x) = f’(x) g(x) + g’(x) f(x)
  4. ((f)/g )’ (x) = (g(x) f’ (x)- f(x) g’ (x))/((g(x)2)
  5.  
Turunan fungsi trigonometri
  1. d/dx ( sin x ) = cos x
  2. d/dx ( cos x ) = – sin x
  3. d/dx ( tan x ) = sec2 x
  4. d/dx ( cot x ) = – csc2 x
  5. d/dx ( sec x ) = sec x tan x
  6. d/dx ( csc x ) = -csc x cot x



Turunan fungsi invers
(f-1)(y) = 1/(f’ (x)), atau dy/dx 1/(dx/dy)
Contoh soal :
  1. .Diketahui  f’(x) adalah turunan dari f(x) = 5x+ 2x+ 6x + 12,tentukan nilai f’(x) adalah….
Penyelesaian :
              f(x) = 5x3 +2x2 + 6x + 12
              f’(x) = 15x2+ 4x +6
              f’(3) = 15 . 32  +4 . 3 + 6
                      = 135 + 12 + 6
                      =153
  1.  Turunan pertama dari f(x) = sin3(3x2 – 2) adalah f(x) = …
Penyelesaian:
               f(x) = sin3(3x2 – 2)
              f’(x) = sin(3-1)(3x2 – 2).3.6x.cos (3x2 – 2)
                        = 18x sin2(3x2 – 2) cos (3x2 – 2)

Penerapan Turunan
Di bawah ini, beberapa penerapan turunan (dalam melihat karakteristik fungsi) yang sering digunakan:
1. Kemonotonan,
Mengidentifikasi apakah fungsi (grafik fungsi) bergerak naik (ke atas) atau bergerak turun (ke bawah)
2. Titik Ekstrem (Maksimum/minimum)
Mengidentifikasi titik balik fungsi (jika ada)
3. Titik Belok
Mengidentifikasi kecekungan fungsi, apakah cekung ke atas atau ke bawah.

Sedangkan, penerapan diferensial (turunan) dalam ilmu bisnis & ekonomi (yang dipelajari) adalah sebagai berikut:
1.      Elastisitas
2.      Fungsi Marginal
3.      Analisis minimum (pada fungsi biaya)
4.      Analisis maksimal (pada fungsi laba dan pajak)

1. Kemonotonan
Suatu fungsi [misal f(x)] dikatakan mengalami :
> Kenaikan (naik) pada kurvanya disetiap titik jika
 dan

> Penurunan (turun) pada kurvanya disetiap titik jika 

2. Titik Ekstrem
Titik ekstrem atau titik balik menggambarkan kondisi dimana suatu fungsi berada pada titik baliknya, apakah itu titik balik maksimum (kondisi dari naik ke turun) ataupun titik balik minimum (kondisi dari turun ke naik). Kedua titik ini (maksimum atau minimum) tercapai pada saat yang sama, yaitu pada saat turunan pertama fungsi tersebut sama dengan nol.
Fungsi f(x) mengalami titik balik (jika ada) pada saat:

3. Titik Belok
Titik belok menggabarkan kondisi perubahan arah kecekungan fungsi suatu kurva. Apakah kurva fungsi cekung ke atas atau cekung ke bawah. Apabila kondisi kurva fungsi cekung ke atas, maka pada kondisi tersebut terjadi titik balik minimum. Sedangkan, apabila kondisi kurva fungsi cekung ke bawah, maka pada kondisi tersebut terjadi titik balik maksimum.


2.2  Diferensial dalam Ekonomi

1.      Elastisitas  =  .
Ø  Elastisitas merupakan persentase perubahan y terhadap persentase perubahan x.

a).        Elastisitas Permintaan adalah besarnya perubahan jumlah permintaan barang, akibat adanya perubahan harga. 
Ø  Rumus elastisitas permintaan d = .
Elastis jika d  > 0
Inelastis jika d  < 0
Uniter jika d  = 0
           
Ø  Contoh : Fungsi permintaan akan suatu barang  Q = 25 – 3 P 2
Tentukan elastisitas permintaannya pada tingkat harga P = 5.
Ø  Jawab :       d = .  = ( - 6 P )  = - 6 (5)  = 3
* d = 3 ( elastis ) artinya pada kedudukan harga P = 5, jika harga barang naik sebesar 1 %, maka permintaannya  akan turun sebanyak 3  % .

b).  Elastisitas Penawaran adalah adalah besarnya perubahan jumlah barang yang ditawarkan, jika ada perubahan harga. 
Ø  Rumus Elastisitas Penawaran  s =  .
Ø  Contoh : Fungsi penawaran suatu barang diperlihatkan Q = - 200 + 7 P 2
Tentukan elastisitas penawarannya, pada tingkat harga P = 10
Ø  Jawab : s =  .  = ( 14 P )
Ø  Pada P = 10 s = (14)(10) = 2,8 ( elastis )
Ø  s = 2,8 artinya pada kedudukan harga P = 10, jika harga barang naik 1 % , maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan naik sebanyak 2,8 %.
c).  Elastisitas Produksi adalah besarnya perubahan jumlah output yang dihasilkan, karena adanya perubahan jumlah input. 
Ø  Rumus Elastisitas Produksi  =  .
Ø  Contoh : Fungsi produksi suatu barang ditunjukkanP = 6 X 2 – X3 Hitung elastisitas produksinya, pada tingkat penggunaan faktor produksi (input) sebesar X = 3
Ø  Jawab : s = . = ( 12 X – 3 X 2 )
Ø  Pada X = 3s = ( 12 . 3 – 3 . 3 2 )= 1
Ø  s = 1 (uniter) artinya pada tingkat penggunaan input X = 3 , jika input ditambah 1 %, maka jumlah produksi (output) juga akan bertambah 1 %.

2.      Biaya Marjinal / Marginal Cost ( MC )

Ø  Biaya Marjinal ( MC ) adalah besarnya biaya yang harus ditambahkan , jika jumlah produksi ditambah 1 unit.
Ø  Rumus biaya marjinal  MC = TC I =   dan MC minimum jika MC I = 0
Ø  Contoh : Biaya total (TC) = f (Q) = Q 3 – 3 Q 2 + 4 Q + 4
Biaya Marjinal (MC) = TC ‘ = 3 Q 2 – 6 Q + 4
Pada tingkat produksi/ penjualan berapakah biaya marjinal minimum ? Berapa besarnya baya marjinal minimum tersebut ?
Ø  Jawab = MC minimum  pad MC ‘ = 0

MC ‘ = 6 Q – 6 = 0  6 Q = 6  Q = 1 MC minimum
MC minimum = 3 Q 2 – 6 Q + 4 = 3 ( 1 ) 2 – 6 ( 1 ) + 4 = 6
Ø  Jadi besarnya biaya marjinal minimum sebesar RP. 6 pada tingkat produksi 1 unit.

E.     TUGAS MATA KULIAH PENGANTAR EKONOMI MIKRO DAN MAKRO

Tugas Makalah Ekonomi Mikro

Pengertian Pasar
Pasar atau market adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi ekonomi yaitu membeli atau menjual barang dan jasa atau sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi lainnya. Syarat-syarat terbentuknya pasar:
1. Adanya pejual.
2. Adanya pembeli.
3. Adanya barang atau jasa yang diperjualbelikan. 4. Terjadinya kesepakatan antara penjual dan pembeli.
Fungsi-Peran Pasar
1. Menetapkan Nilai
2. Mengorganisasi Produksi
3. Mendistribusikan Produksi
PERANAN PASAR
1. Peranan pasar bagi produsen
2. Peranan pasar bagi konsumen
3. Peranan pasar bagi pemerintah
BENTUK PASAR
 a.   Pasar menurut Pelayanan dan Kelengkapannya
1.Pasar tradisional
2.Pasar modern
b. Pasar menurut Fisik
1. Pasar kongkret/riil
2. Pasar abstrak
c. Pasar menurut Waktu Terjadinya
1.    Pasar harian, pasar yang penyelenggaraannya setiap hari.
2.    Pasar mingguan, pasar yang penyelengggaraanya setiap seminggu sekali.
3.    Pasar bulanan, pasar yang penyelenggaraanya sebulan sekali.

Tugas Makalah Pengantar Ekonomi Makro
Pendapatan nasional adalah jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh penduduk dalam suatu negara selama satu tahun. Faktor yang mempengaruhi pendapatan nasional Indonesia adalah Permintaan dan penawaran agregat, Konsumsi dan tabungan, Investasi. Produk Nasional Bruto (PNB)/Gross National Product (GNP) adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara baik yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri. dirumuskan sebagai berikut : PNB = PDB + Pendapatan Neto dari luar negeri (Net Factor Income from Abrood).
Net National Product atas dasar harga pasar adalah GNP dikurangi depresiasi/penyusutan atas barang modal dalam proses produksi selama satu tahun. Rumusnya adalah : NNP = GNP – Depresiasi.
Net National Income (NNI) adalah NNP dikurangi pajak tidak langsung yang dipungut pemerintah, atau jika kita menghitung dari GNP dapat kita rumuskan: NNI = GNP - Depresiasi - Pajak tidak langsung.
Personal Income adalah pendapatan yang diterima oleh setiap lapisan masyarakat dalam satu tahun. Rumus PI adalah : PI = NNI - (Laba ditahan + pajak perseorangan + iuran jaminan sosial + transfer payment).
Disposible Income adalah Personal Income setelah dikurangi pajak langsung (misalnya pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan bermotor dan sebagainya). Rumus DI adalah :  DI = PI - Pajak Langsung.
F.     TUGAS MATA KULIAH PENGANTAR AKUNTANSI I

PANDANGAN ISLAM TERHADAP AKUNTANSI
A.Sejarah Lahirnya Akuntansi Syariah
Setelah munculnya Islam di semenanjung Arab dibawah kepemimpinan Rasulullah SAW, serta telah terbentuknya Daulah Islamiyah di Madinah, mulailah perhatian Rasulullah untuk membersihkan Muamalah Maaliah (keuangan) dari unsur-unsur riba dan dari segala bentuk penipuan, pembodohan,perjudian, pemerasan, monopoli, dan segala usaha pengambilan harta orang lain secara batil. Bahkan Rasulullah lebih menekankan pada pencatatan keuangan. Rasulullah mendidik secara khusus beberapa orang sahabat untuk menangani profesi ini dan mereka diberi sebutan khusus, yaitu Hafazhatul Amwal (pengawas keuangan).
Para sahabat Rasul dan pemimpin umat Islam juga menaruh perhatian yang tinggi terhadap pembukuan (akuntansi) ini, sebagaimana yang terdapat dalam sejarah khulafaur-rasyidin. Adapun tujuan pembukuan bagi mereka di waktu itu adalah untuk mengetahui utang-utang dan piutang serta keterangan perputaran uang, seperti pemasukan dan pengeluaran. Juga, difungsikan untuk merinci dan menghitung keuntungan dan kerugian, dan untuk menghitung harta keseluruhan untuk menentukan kadar zakat yang harus dikeluarkan oleh masing-masing individu.
PRINSIP UMUM AKUNTANSI SYARIAH
Prinsip umum yang melekat dalam sistem akuntansi syari’ah dan telah menjadi prinsip dasar yang universal dalam operasiopnal akkuntansi syari’ah adalah sebagai berikut :
1. Prinsip Pertanggung Jawaban 
3    2.    Prinsip kebenaran
3    3. Prinsip Keadilan
DALIL-DALIL TENTANG AKUNTANSI DALAM AL-QUR’AN
1. QS Al-Baqarah (2) Ayat 282
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah[179] tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau Dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, Maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). jika tak ada dua oang lelaki, Maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa Maka yang seorang mengingatkannya. janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu’amalahmu itu), kecuali jika mu’amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, Maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya.dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. jika kamu lakukan (yang demikian), Maka Sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.”
Penjelasan:
Merupakan ayat terpanjang dalam Al Quran dan secara jelas berisi perintah praktek pencatatan dalam transaksi ekonomi. Ayat ini merupakan ayat yang paling terang-terangan membahas praktek akuntansi, terdapat 8 kata yang berakar dari kata mencatat ( كتب ) dalam ayat tersebut, sedang mencatat merupakan bagian dari fungsi utama akuntansi.

G.    TUGAS MATA KULIAH BAHASA ARAB EKONOMI
Mencari contoh fiil madhi dan fiil mudhorikh.


SUCI MUTIA SARI SIREGAR
NIM : 180100006

#STEBIALULUMTERPADU  #EKONOMISYARIAH  #STEBISALULUMTERPADU18-19 #BELAJARBLOG  #TUGASMATAKULIAH  #STEBIS-EKONOMISYARIAH